MEDIAWARTA.NET,TABALONG – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah kontrakan 10 pintu di Desa Kapar RT 11, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Minggu (31/5/2026) dini hari. Dalam hitungan jam, bangunan yang mayoritas berbahan kayu itu hangus terbakar dengan kerugian materi diperkirakan mencapai Rp500 juta.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.30 WITA. Kobaran api yang muncul di bagian tengah deretan kontrakan dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lainnya sehingga membuat penghuni panik menyelamatkan diri.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla melalui Kasi Humas Polres Tabalong IPTU Heri Siswoyo, S.H., M.H., mengatakan personel kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kebakaran guna melakukan pengamanan serta penyelidikan awal.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali diketahui setelah warga mendengar keributan di sekitar lokasi. Saat keluar rumah, mereka melihat api sudah membakar salah satu bagian kontrakan dan terus merambat ke bangunan lain yang berdempetan.
Salah seorang penghuni, Susanto (51), mengaku tengah beristirahat bersama istrinya, Warsiti (35), ketika mendengar teriakan warga meminta bantuan. Keduanya segera keluar rumah dan membantu penghuni lain menyelamatkan barang-barang serta menghindari kobaran api yang semakin membesar.
Dari hasil pendataan sementara, rumah kontrakan milik Taufik tersebut terdiri dari 10 pintu, sebagian ditempati penyewa dan sebagian lainnya dalam kondisi kosong. Dugaan awal, titik api berasal dari salah satu unit yang tidak berpenghuni sebelum kemudian menyebar ke seluruh bangunan.
Upaya pemadaman melibatkan warga, BPBD Kabupaten Tabalong, Damkar Pemkab Tabalong, serta UPBS gabungan wilayah tengah. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sepenuhnya sekitar pukul 03.30 WITA.
Akibat kejadian itu, bangunan berukuran sekitar 10 x 40 meter mengalami kerusakan total atau mencapai 100 persen. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seluruh bangunan kontrakan ludes terbakar dan menyisakan puing-puing.
Saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Polisi telah memasang garis polisi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap sumber api.
Polres Tabalong mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat yang didominasi bangunan berbahan kayu. Warga juga diminta rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan tidak ada sumber api yang berpotensi memicu kebakaran.
Editor Cor

