Buntut Panjang Peryatanan Vidio Edy Mulyadi, Begini Tangapan H. Dudung

test

Buntut Panjang Peryatanan Vidio Edy Mulyadi, Begini Tangapan H. Dudung

https://www.Mediawarta.net
Selasa, 25 Januari 2022

 

MEDIAWARTA.NET, BANJARMASIN-Pernyataan Edy Mulyadi banyak mengudang geram masyatakat Khusunya Kalimantan video Edy Mulyadi yang berdurasi 23 menit 42 detik tersebut dinilai sangat menghina warga Kalimantan.

Hal itu membuat pengacara kondang H.Dudung angkat bicara ia mengatakan kepada awak media (25/1/2022).
"Apa maksud dan tujuan penghinaan dan pelecehan terhadap orang Kalimantan dan kalau dapat dibuktikan kesalahannya dan apabila di dalam hasil kajian dari aparat kepolisian masuk kategori  perbuatan melawan hukum maka harus diproses dan ditindak tegas,"ucapnya

"Pihak Polda Kalsel, Kalteng, Kaltim dan Kalbar harus tegas dan serius menangani kasus pengaduan tersebut karena pernyataan Edy Mulyadi sudah masuk kedalam ranah Provokatif dan menciptakan keresahan di masyarakat di Indonesia dan telah menggangu stabilitas internal NKRI,"tegasnya

Presiden Joko Widodo harus segera turun tangan terhadap kasus Edy Mulyadi karena dinilai mengandung  provakatif terhadap kerukunan suku di Indonesia.
"Dan pihak aparat hukum Polda Kalsel segera menindak lanjuti laporan berbagai elemen masyarakat Kalimantan karena sudah masuk delik pengaduan penghinaan dan pencemaran nama baik masyarakat Kalimantan,"tambahnya

Dilain tempat Ketua Umum Dayak Kulawarga Borneo. Salam, SH.MH yg juga Seorang Advokat OA Peradi dan Tenaga Ahli DPR RI.

Juga mengomentari bahwa penghinaan dan pelecehan terhadap orang kalimantan tidak bisa dianggap selesai hanya dengan kata maaf tetapi harus diproses secara hukum terlebih dahulu.

"Yang mendampingi Edy Mulyadi tersebut tidak pernah ditunjuk oleh masyarakat sebagai perwakilan orang Kalimantan dan harus ditelusuri apa kepentingan mereka sehingga mendampingi Edy Mulyadi dalam membuat pernyataan dan seharusnya DPRD Provinsi mempertanyakan atau  memanggil Edy Mulyadi tentang maksud dan tujuan melecehkan orang Kalimantan,"ucapnya geram
Begitu juga dengan Dr.Suaib dan kawan -kawan juga mengatakan.

"Harus dipertanyakan pula hak dan misi  keberadaannya mendampingi Edy Mulyadi,"pungkasnya (mediawarta.net/tim)

Related Posts