;head> https://schema.org Suara Damai dari Kalimantan Selatan: Advokat Robert Hendra Sulu Ciptakan Lagu “Perdamaian”

test

Suara Damai dari Kalimantan Selatan: Advokat Robert Hendra Sulu Ciptakan Lagu “Perdamaian”

Redaksi
Selasa, 05 Agustus 2025

 

Istimewa


MEDIAWARTA.NET, BANJARMASIN – Di tengah hiruk-pikuk perbedaan yang kian terasa di ruang publik Indonesia, sebuah suara damai muncul dari Kalimantan Selatan. Bukan dari panggung hiburan, melainkan dari dunia hukum. Seorang advokat, Robert Hendra Sulu, S.H., M.H., menuangkan kegelisahan dan harapannya akan persatuan bangsa lewat lagu berjudul “Perdamaian.”



Lagu ini bukan sekadar hasil kreativitas musikal, melainkan ungkapan hati seorang anak bangsa yang merindukan Indonesia yang rukun dalam keberagaman. Robert—yang kesehariannya bergelut dengan dunia hukum dan sosial—menulis lagu ini sebagai bentuk tanggung jawab moral terhadap situasi bangsa yang kerap terbelah oleh kepentingan dan pandangan berbeda.



“Lagu ini saya tulis dengan hati. Ini suara batin saya sebagai anak bangsa. Saya ingin melihat Indonesia hidup damai dan tidak mudah terpecah hanya karena perbedaan,” tutur Robert.




Nada yang Mengajak Merenung


“Perdamaian” hadir dengan aransemen akustik yang lembut, dibalut sentuhan instrumen tradisional. Liriknya sederhana, namun sarat pesan moral. Lagu ini menggambarkan keresahan seorang warga yang menyaksikan konflik sosial dan pertentangan, tetapi masih menyimpan harapan akan Indonesia yang bersatu dalam semangat gotong royong.



Robert mengaku, lagu ini lahir dari keprihatinannya terhadap maraknya ujaran kebencian, konflik horizontal, hingga polarisasi sosial yang mengganggu keharmonisan bangsa.



“Kita ini satu saudara, satu tanah air. Lagu ini ingin mengingatkan kembali bahwa perbedaan bukan alasan untuk saling menjatuhkan,” katanya dengan nada tegas.


Lebih dari Sekadar Lagu


Lebih dari sekadar karya seni, “Perdamaian” ditujukan sebagai pesan moral, terutama bagi generasi muda. Robert berharap, lagu ini bisa menjadi salah satu cara menanamkan kembali nilai-nilai toleransi dan cinta tanah air sejak dini.


“Kalau ingin masa depan Indonesia lebih baik, kita harus ajarkan toleransi dan kasih sayang mulai sekarang. Musik bisa menjadi medium yang kuat untuk itu,” ujarnya.


Lagu “Perdamaian” diproduksi bersama musisi lokal Kalimantan Selatan di bawah naungan PAPPRI, organisasi yang mewadahi para musisi, penyanyi, dan pencipta lagu di Indonesia. Prosesnya pun dilakukan dengan penuh semangat kolaborasi, membawa nuansa khas daerah yang memperkaya warna musiknya.


Harapan dari Selatan untuk Seluruh Nusantara


Peluncuran lagu ini bukan sekadar peluncuran karya seni, tapi juga momentum seruan damai dari Kalimantan Selatan untuk seluruh penjuru negeri. Di tengah dunia yang cepat berubah dan kerap terbelah, suara damai seperti yang disampaikan Robert Hendra Sulu menjadi pengingat bahwa kedamaian adalah milik bersama.


Lagu “Perdamaian” kini sudah dapat dinikmati di sejumlah platform digital dan terus disosialisasikan ke berbagai lapisan masyarakat.


Wrinter chan 

Related Posts