![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET,Tangerang– Kepolisian Resor Kota Bandara Soekarno-Hatta (Polresta Soetta) kembali mencetak prestasi besar dalam perang melawan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Sebanyak 8.500 cartridge vape berisi etomidate, obat bius keras yang seharusnya hanya digunakan untuk tindakan medis, berhasil diamankan dari upaya penyelundupan bernilai fantastis mencapai Rp42,5 miliar.
Dari hasil pengungkapan ini, aparat memperkirakan sebanyak 34.000 jiwa terselamatkan dari potensi dampak fatal penyalahgunaan zat tersebut. Polisi juga telah mengamankan empat tersangka yang kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
Kapolresta Bandara Soetta Kombes Pol Ronald Sipayung menegaskan, keberhasilan ini merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memperkuat pengawasan di pintu gerbang utama Indonesia, termasuk Bandara Soetta.
“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap segala bentuk kejahatan yang dapat membahayakan masyarakat,” tegas Kombes Ronald (12/11/2025)
Sementara itu, Kepala BPOM Tangerang menjelaskan bahwa etomidate merupakan obat anestesi golongan keras yang hanya boleh digunakan di bawah pengawasan dokter ahli.
“Penyalahgunaan zat ini dapat menurunkan kesadaran, menimbulkan efek ‘fly’, dan berpotensi menyebabkan kematian,” ujarnya memperingatkan.
Pengungkapan besar ini menjadi bukti sinergi kuat antara Polresta Bandara Soetta dan BPOM dalam menjaga masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.
Dengan langkah tegas dan terukur, Polresta Soetta menegaskan komitmennya untuk terus menjadi garda terdepan dalam melindungi pintu masuk utama Indonesia dari segala bentuk ancaman kejahatan lintas negara.
Editor Cor

