MEDIAWARTA.NET,TANAH LAUT — Polres Tanah Laut menjalani Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 oleh Tim Itwasda Polda Kalimantan Selatan, Jumat (24/4/2026). Pemeriksaan difokuskan pada aspek perencanaan dan pengorganisasian, dua pilar yang menentukan arah dan efektivitas kerja kepolisian.
Audit berlangsung di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut. Tim dipimpin Kombes Pol Setiyo Hartono selaku Pengendali Teknis, bersama jajaran Itwasda. Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme pengawasan internal Polri untuk menguji kepatuhan program kerja, tata kelola administrasi, serta penggunaan anggaran.
Kedatangan tim disambut Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian, didampingi pejabat utama dan para kapolsek jajaran. Agenda diawali dengan pembukaan dan pemaparan ruang lingkup audit, termasuk tahapan pemeriksaan yang akan dijalankan.
Fokus audit diarahkan pada kualitas perencanaan program, penetapan target kinerja, pengelolaan sumber daya manusia, serta pembagian fungsi organisasi. Tim juga menilai kesiapan administrasi dan sistem pengendalian internal yang menjadi fondasi operasional.
Pemeriksaan mencakup telaah dokumen, evaluasi pelaksanaan program, hingga koordinasi lintas fungsi. Hasilnya akan dirumuskan sebagai rekomendasi untuk memperbaiki tata kelola organisasi dan meningkatkan akuntabilitas.
“Ini momentum evaluasi menyeluruh. Kami siap membuka data secara profesional,” ujar Thomas Afrian. Ia menegaskan, audit menjadi instrumen penting untuk memperkuat disiplin administrasi dan ketepatan sasaran program.
Ketua tim audit, Setiyo Hartono, menekankan bahwa audit bukan sekadar mencari kesalahan. “Ini bagian dari pembinaan dan pendampingan agar pelaksanaan tugas lebih efektif dan efisien,” katanya.
Ia juga meminta seluruh personel bersikap terbuka selama proses berlangsung agar hasil audit benar-benar berdampak pada peningkatan kinerja institusi.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi, wawancara, dan pendalaman data terhadap fungsi operasional maupun pembinaan. Pejabat utama hingga kapolsek mengikuti proses dengan ketat—indikasi bahwa audit ini bukan formalitas, melainkan uji serius atas kinerja organisasi.
Editor Cor

