;head> https://schema.org Satgas Pangan Sidak Pasar Kalindo, Temukan Sejumlah Komoditas di Atas HET

test

Satgas Pangan Sidak Pasar Kalindo, Temukan Sejumlah Komoditas di Atas HET

Redaksi
Rabu, 25 Februari 2026

 


MEDIAWARTA.NET,Banjarmasin — Satuan Tugas (Satgas) Pangan turun langsung ke , Selasa (24/2/2026), memastikan stok dan harga bahan pokok penting (bapokting) tetap terkendali menjelang dan selama Ramadan 1447 Hijriah.


Inspeksi mendadak itu dipimpin Kompol Suryanthi, S.H., bersama tim yang terdiri atas AKP Suparli, S.H., M.H., Aiptu Taufan Eriwibowo, S.H., Bripka Rizal G, S.H., M.M., Bripka Fathi, S.H., dan Brigadir Andreanus Manalu, S.H. Mereka menyisir lapak pedagang, mencatat harga, sekaligus mengecek ketersediaan stok di tingkat pasar.


Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar komoditas tersedia dalam kondisi aman. Namun, beberapa harga tercatat melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Pemerintah (HAP).


Beras premium dijual Rp15.400–Rp16.400 per kilogram atau di atas HET, sementara beras medium Rp11.000–Rp14.000 per kilogram, masih di bawah HET. Cabai keriting bertahan di angka Rp50.000 per kilogram, sesuai HAP. Cabai rawit merah terpantau di atas HAP, meski stok tersedia.


Telur ayam ras Rp30.000 per kilogram dan daging ayam ras Rp32.000–Rp35.000 per kilogram, keduanya sesuai HAP. Bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp40.000 per kilogram, juga sesuai HAP.



Untuk daging sapi, harga berkisar Rp135.000–Rp150.000 per kilogram, di atas HAP. Gula pasir dijual Rp17.500 per kilogram sesuai HET, sedangkan minyak goreng rakyat Minyakita Rp15.700 per liter, juga sesuai HET. Kedelai tercatat Rp15.000 per kilogram atau di atas HAP.



Kompol Suryanthi menegaskan, secara umum ketersediaan bahan pokok di Pasar Kalindo masih mencukupi kebutuhan masyarakat.



“Kami imbau pedagang tidak menimbun barang dan tetap menjual sesuai ketentuan. Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan karena stok aman. Satgas akan terus melakukan pemantauan berkala,” ujarnya.


Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi berjalan lancar. Langkah ini, kata dia, menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus melindungi konsumen dari lonjakan harga yang tidak wajar selama Ramadan.


Editor Cor 

Related Posts