![]() |
| Istimewa |
MEDIAWARTA.NET ,TABALONG — Momentum Ramadan 1447 H dimanfaatkan untuk mempertegas kemitraan dengan insan pers. Rabu sore (4/3/26), jajaran kepolisian menggelar buka puasa bersama sekaligus menyerahkan santunan kepada anak yatim di , Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.
Acara berlangsung sederhana namun sarat pesan. Bantuan berupa bingkisan menu berbuka dan tali asih diserahkan secara simbolis kepada pengurus yayasan. Penyaluran bantuan dari Kapolres diwakili Kasat Binmas AKP Dedi Indarto. Sementara tali asih dari insan pers diserahkan langsung Ketua , H. Sabirin Syukran Nafis, didampingi Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kompol H. Hasanudin beserta para pejabat utama Polres Tabalong dan sejumlah wartawan media cetak maupun elektronik di daerah itu.
Ketua PWI Tabalong, H. Sabirin Syukran Nafis, menilai kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut kolaborasi antara kepolisian dan pers memiliki tanggung jawab moral menjaga ruang publik tetap sehat.
“Kemitraan Polres Tabalong dengan insan pers adalah satu kesatuan visi. Kami berkewajiban menyampaikan informasi secara cepat, tepat, dan akurat, sekaligus mencegah penyebaran hoaks di tengah masyarakat,” ujarnya usai kegiatan.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr. Opsla., melalui Kasi Humas Iptu Heri Siswoyo menegaskan, kegiatan sosial di bulan Ramadan menjadi penguat silaturahmi sekaligus simbol sinergitas yang selama ini terbangun.
“Ramadan adalah momentum mempererat kebersamaan. Kami berharap hubungan Polres Tabalong dan rekan-rekan media semakin solid. Kepedulian terhadap anak yatim ini juga menjadi pesan bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan,” katanya.
Polres Tabalong, lanjutnya, akan terus membuka ruang komunikasi dengan insan pers guna menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Kabupaten Tabalong.
Di tengah derasnya arus informasi dan potensi disinformasi, kolaborasi aparat dan pers menjadi kunci. Ramadan kali ini, pesan itu ditegaskan—bukan hanya lewat kata, tetapi melalui aksi nyata berbagi.
Editor Cor

