;head> https://schema.org Pria Sebatang Kara di Cempaka Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar, Polisi Dugaan Akibat Penyakit

test

Pria Sebatang Kara di Cempaka Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar, Polisi Dugaan Akibat Penyakit

Redaksi
Jumat, 08 Mei 2026

 


MEDIAWARTA.NET BANJARBARU – Warga Gang Mulia 3, RT 034 RW 008, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial MA (40) di dalam rumahnya, Rabu malam (06/05/2026) sekitar pukul 23.30 WITA.


Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di atas kasur setelah pihak keluarga mendobrak pintu rumah yang sejak sehari sebelumnya tertutup rapat dan tidak menunjukkan aktivitas.


Informasi yang dihimpun, MA diketahui hidup seorang diri dan memiliki keterbatasan mental. Korban juga disebut mengidap penyakit asma serta batuk menahun yang diduga mengarah pada TBC, namun tidak menjalani pengobatan secara rutin.


Korban terakhir kali terlihat pada Selasa (05/05/2026) sekitar pukul 16.00 WITA usai makan di rumah kakaknya. Setelah itu ia pulang ke rumah dan tidak lagi terlihat keluar hingga keesokan harinya.


Merasa curiga karena korban tidak kunjung muncul selama satu hari penuh, pamannya, Akhmad, akhirnya mendatangi rumah korban dan memutuskan mendobrak pintu.


Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi tertelungkup di atas tempat tidur.


Kasi Humas Polres Banjarbaru, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.


“Benar, pada Rabu malam kami menerima laporan penemuan mayat. Setelah dilakukan olah TKP dan pemeriksaan, korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas kasur,” ujarnya, Kamis (07/05/2026).


Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan cairan darah bercampur lendir kekuningan keluar dari mulut dan hidung korban, serta cairan bening dari bagian tubuh lainnya. Meski demikian, petugas memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban.


“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi-saksi, sementara kami menduga korban meninggal dunia karena faktor penyakit yang dideritanya,” kata Kardi.


Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Jenazah kemudian dibawa keluarga untuk dimandikan dan dimakamkan sesuai syariat Islam.



Editor Cor 

Related Posts